Showing posts with label Info Sekolahan. Show all posts
Showing posts with label Info Sekolahan. Show all posts

Wednesday, 11 February 2015

Jelang UN, Sekolah Drill Siswa

Sekira dua bulan lagi, para pelajar tahun terakhir di setiap jenjang pendidikan akan melaksanakan ujian nasional (UN). Sekolah pun tetap serius mempersiapkan siswa meski UN tidak lagi menjadi syarat kelulusan.
Mulai dari Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Tingkat Menengah, para kepala sekolah mulai disibukkan dengan pemantapan-pemantapan siswa menjelang Ujian. Hal ini dilakukan tentunya supaya memberikan dampak baik bagi sekolah itu sendiri dan juga para siswa diberikan suatu kebiasaan agar nantinya pada saat ujian, mereka tidak lagi mengalami kegugupan menghadi ujian.

Dari kesibukan  itu, beberapa diantaranya adalah peningkatan jadwal ekstra kurikuler, yang dalam pengertiannya, program ini bisa memberikan nilai tambahan kepada siswa dalam mem-back up pengetahuan mereka. Pembelajaran tambahan yang diberikan oleh guru sangat berguna sekali bagi siswa dalam menopang intelektualitas, menganalisa setiap soal yang ada pada ujian.
Program lain yang sering dilakukan oleh para sekolah yakni dengan melakukan Try Out, yakni dengan memberikan soal dan metote pengisiannya sama seperti ketika para siswa menjalani ujian.
Dengan kiat-kiat seperti itu diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi para siswa. Hal lain yang mungkin diberikan kepada siswa adalah memberikan wejangan untuk tetap berusaha, percaya diri dan tetap giat belajar.

Generasi Produktif Indonesia Banyak Menganggur

JAKARTA - Angka pengangguran di Tanah Air masih tinggi. Bahkan, data menunjukkan, kelompok usia produktif di Indonesia banyak menganggur.

Managing Director Putera Sampoerna Foundation (PSF), Nenny Soemawinata, memaparkan, saat ini 22 persen masyarakat Indonesia yang berusia 15 hingga 24 tahun tidak memiliki pekerjaan.

"Tingginya angka pengangguran ini dilatarbelakangi juga oleh masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan di tingkat lebih tinggi," kata Nenny, dalam diskusi pendidikan di Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).

Nenny mengimbuhkan, dari 5,6 juta siswa-siswi Indonesia yang berada di tingkat sekolah dasar (SD), hanya 2,3 juta siswa yang menamatkan sekolah hingga ke perguruan tinggi.

Data tersebut, kata Chief Operating Officer Sampoerna School System, Richard Carpenter menunjukkan begitu penting bagi Indonesia untuk mencari solusi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam mencari kerja.

Dia menyebut, pada level pendidikan tinggi, hanya tiga perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar 400 universitas terbaik dunia. Selain itu, tidak satu pun perguruan tinggi Tanah Air masuk dalam 100 daftar universitas terbaik di dunia atau di Asia.

"Data BPS pada Agustus 2013 menunjukkan bahwa pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,17 juta orang. Dari jumlah itu, 442 ribu di antara mereka merupakan lulusan perguruan tinggi atau sekira 5,5 persen dari total tingkat pengangguran terbuka," ujar Richard.

Bahkan, lanjutnya, total penduduk Indonesia yang bekerja dengan pendidikan setaraf universitas mencapai 7,6 juta jiwa atau 6,83 persen. Angka ini turun dari data pada Februari 2013 yang mencapai 7,9 juta orang.